Langsung ke konten utama

Kuliah Ba'da Subuh Selasa 11 agustus 2020 di masjid Sepakat Kuala Tungkal bersama Ustadz Fakhrul Rozi

Kuliah Ba'da Subuh Selasa 11 agustus 2020 di masjid Sepakat Kuala Tungkal bersama Ustadz Fakhrul Rozi


Kitab Alwashoya (Kumpulan Wasiat karangan Habib Zein) 

Segala puji milik Allah semata, Pencipta, Pemilik, Pemelihara, Penguasa alam semesta. Shalawat dan salam bagi Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, serta seluruh  keluarga dan sahabatnya.
Buku yang hadir ketengah pembaca ini merupakan usaha awal dalam membahas masalah akhlaq yg mulia (yang diridlai Allah). Sengaja saya tulis buku ini bagi mereka yang menekuni  Dienul Islam. Tulisan ini mengandung berbagai masalah akhlaq yang sangat dibutuhkan setiap murid untuk mewujudkan cita-citanya. Semoga Allah Subhaanahu wa Ta’ala memberkahi mereka dengan akhlaqul karimah (akhlaq yang mulia) dan memberikan kesuksesan, serta memperoleh kesuksesan dari ilmu yang mereka miliki, baik bagi diri mereka maupun kalian makhluk Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penolong dan Maha Pemberi Petunjuk.

Adab kepada orang yang sekarat. 
Usahakan hadapkan orang tersebut ke arah kiblat (tidur miring). Sabda nabi Muhammad SAW: sesungguhnya paling mulianya majelis yang menghadap kiblat. 
Jika tidak bisa maka arahkan kepala dan kakinya ke arah kiblat, dan cara kedua ini banyak dilakukan banyak orang. Disunahkan memberikan air minum sedikit sedikit air yg sejuk, karena haus itu menyerang sebagai proses pencabutan nyawa. Dan agar jangan sampai orang yang sekarat ini terkena bujuk rayu setan. Dijelaskan dalam hadis, bahwa setan menggoda manusia ketika ada yang mau meninggal dengan cara membawa air, dan perubahan setan itu mirip dengan seseorang yang kita cintai (bisa mirip ayah atau ibu). Dan setan berkata wahai fulan katakan bahwa tidak ada tuhan selain Aku (setan), namun Bagi seseorang yang lemah iman maka ia akan terkena bujuk rayu setan yang terkutuk. Semoga Allah memberikan pertolongan kepada kita dalam menghadapi sakaratul maut. 
Disunahkan juga Bagi orang yang disekitar orang yang sekarat itu mengupayakan si calon jenazah ini berbaik sangka. 
Dari jabir aku mendengar rasulullah SAW bersabda, diantaranya wasiat, janganlah dari kalian mati dalam keadaan berburuk sangka kepada Allah SWT 

والله أعلم بالصواب 
اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tabligh Akbar 2 September bersama Habib Muhammad Bagir Al Habsyi

   

Kuliah Ba'da Subuh Rabu 05 Agustus 2020 di masjid Sepakat Kuala Tungkal bersama KH Anwar Ardabili

Kuliah Ba'da Subuh Rabu 05 Agustus 2020 di masjid Sepakat Kuala Tungkal bersama KH Anwar Ardabili  Disunahkan berbaring miring antara keduanya antara Sholat sunah subuh dan sholat fardhu subuh. Hal ini jarang sekali dilakukan.  sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Tirmidzi dari Abu Hurairah RA. Rasulullah SAW bersabda, " Apabila salah seorang di antara kalian telah melakukan sholat dua rakaat qabliyah Subuh, maka berbaringlah di atas sisi tubuhnya yang kanan." Ini bukan satu-satunya riwayat. Imam Bukhari meriwayatkan hadis serupa dari Aisyah RA. " Apabila Nabi SAW telah sholat dua rakaat (sebelum Subuh), beliau berbaring di atas sisi tubuhnya yang kanan." Ketika berbaring sunah membaca: اللَّهُمَّ رَبَّ جِبْرِيلَ , وَمِيكَائِيلَ , وَإِسْرَافِيلَ , وَعزْرَاعِيلَ ورَبَّ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجِرْنِي مِنَ النَّارِ (۳×) Allohumma robba jibrila, wa mikaila, wa isrofila, wa ajroila wa robba sayyidina Muhammadin sho...

Kuliah Ba'da Subuh Selasa 21.07.2020 di Masjid Sepakat Kuala Tungkal bersama Ustadz Fakhrul Rozi

Kitab UQUDULUJAIN hal 82 Dalam sejarah, dimasa jahilliyah ada seeorang perempuan anak Taimilah bin tsa’labah bekerja sebagai penjual samin. Suatu ketika Khawat bin Jubair Al Anshari datang untuk membeli minyak samin. lalu mereka terlibat tawar menawar. Perempuan itu membuka tali penutup wadah yang penuh berisi samin. Khawwat berkata:”Pegangi wadah ini, aku hendak melihat lihat wajah yang lain”. Lalu Khawaat membuka wadah yang lain. Setelah dilihat, Ia berkata :”Pegangi Wadah ini”. Ketika perempuan itu sedang terlena dengan wadah wadah samin yang di peganginya. tanpa terduga Khawat menubruk dirinya lalu berbuat yang tidak senonoh hingga terlampiaskan keinginannya. Setelah melakukan perbuatan itu Khawwat lari dan masuk Islam. Ia ikut perang badar. Suatu hari Rasulullah S.A.W berkata kepadanya :”Hai khawwat, bagaimana ceritanya ketika membeli samin”, Rasulullah S.A.W tersenyum. Khawwat menjawab:”Wahai Rasulullah benar benar Allah telah melimpahkan rezki pada saya, Rizki yang baik. Sekaran...