Pengajian Rutin Selasa pagi di Masjid Agung AL-ISTIQOMAH 21.07.2020 bersama KH Hasan Basri kitab mathlaul badrin majmu' bahrain
Haram memindahkan mayit ke tempat kuburan jauh dari tempat matinya. Jika dipindahkan ke Mekkah, Madinah ataupun Baitil Maqdis maka boleh. Dan disunahkan talqin mayit jika sudah baligh, dan sudah juga ditalkinkan bila belum baligh sekalipun. Tiada terlihat aku (kata pengarang kitab) atas nihayah, mughni, dan beberapa khawasi, khasiah. Hadis gharib bahwa rasulullah SAW mentalkinkan anaknya yang bernama ibrahim ketika dikubur.
Adapun mentalkin dengan bahasa arab untuk mengambil berkatnya. Sunah mentahziahkan mayit yg kecil, besar, yg tua dan yg muda, bagi pemuda pemudi kecuali mahromnya. Sepupu itu bukanlah mahram. Dan seperti ahlinya (keluarga) melainkan duka cita, disunahkan takziah dahulu sebelum ditanamkan dan sesudah ditanamkan, tetapi sebelum ditanam itu lebih aula (utama), waktu takziah sampai tiga hari. Jika lewat dari tiga hari itu membangkitkan kesedihan dan makruh. Jika hadir keduanya yaitu orang yang ditakziahi dan mentakziah, jika salah satunya ghaib (tak ada ditempat) sama ada mentakziah maka berpanjangan tiga hari lagi takziah (masih dihukumkan sunah).
Ucapan takziah
أعظم الله أجرك و أحسن عزاءك و غفر لميتك
Artinya :
“Mudah-mudahan Allah membesarkan pahalamu, menghibur hatimu sebagus-bagusnya, dan memberi ampunan kepada keluargamu yang meninggal.”
Apa yg dikehendaki Allah maka akan terjadi, sabar atau tidak sabar.
Maka yg ditakziahi menjawab

Komentar
Posting Komentar