Langsung ke konten utama

Kuliah Ba'da Subuh Rabu 29.07.2020 di Masjid Sepakat Kuala Tungkal bersama KH Anwar Ardabili

Kuliah Ba'da Subuh Rabu 29.07.2020 di Masjid Sepakat Kuala Tungkal bersama KH Anwar Ardabili 

Orang yang wajib menafkahi anaknya disunahkan bahwa mengakikahkan anak tsb. Wajib memberikan nafkah bagi anaknya yang masih kecil atau sudah besar tapi belum bisa mencari nafkah. Juga wajib memberi nafkah pada orang tua meskipun kafir. 
Yang dituntut mengakikahkan itu orang tua, walaupun anak tsb fakir, atau ketika lahir anaknya meninggal lah ibunya, tuntutan mengakikahkan itu mulai dari lahir sampai ia baligh. Jika sudah baligh maka tidak ada lagi tuntutan untuk diakikahkan, sunah berakikah untuk diri sendiri. 
Wajib menafkahi anaknya walau lahir dari zina, ibunya yg wajib mengakikahkan anaknya tsb. 

Jangan dipecah akan tulangnya (kambing) untuk berakikah. Disedekahkan dagingnya yg sudah dimasak dan diberikan pada orang fakir itu lebih bagus daripada memanggil orang utk datang ke rumah. Dan lebih bagus pula daripada menyedekahkan daging yang mentah. 
Sunah pula bahwa menyembelih pada hari ke tujuh lahir anak. Dan sunah pula memberi nama anak di hari ke tujuh tsb sekalipun anaknya meninggal sebelum hari ke tujuh. 
Sunah memberikan nama pada anak yg keguguran. Disebutkan dalam kitab nihayah jika tidak diketahui anak yg keguguran apakah laki-laki atau perempuan maka sunah diberikan nama yg patut bisa dipakai untuk laki-laki atau perempuan misal nama Thalhah. Dan paling afdol nama bagi anak laki-laki adalah Abdullah dan Abdurrahman, karena ada hadis riwayat muslim, paling dicintai nama nama itu oleh Allah adalah Abdullah, Abdurrahman, yg mengikutkan nama Allah. Tidak mengapa memberi nama seperti nama nabi, atau Nama nama malaikat. 
Allah mengeluarkan ahli tauhid dari api neraka walau sekecil biji sawi yang kecil. Maka jagalah iman itu. Orang yang pertama dikeluarkan dari api neraka adalah orang yang sama namanya dengan nama nabi. Bagitu juga nama orang yang soleh. 
Datang riwayat keutamaan memberi nama Muhammad, fadilahnya besar. Tengah daripadanya hadis nabi Muhammad SAW, apabila nanti hari kiamat maka memanggil orang yang namanya seperti nama pemanggil (Muhammad). Dimakruhkan memberi nama yg tidak bagus, atau terserupa dengan nama sebenarnya seperti nama barokah (contoh adakah si barokah di rumah ini, bila dijawab tidak ada) atau nama Rahmah, untung, dll. 
"Sesungguhnya di hari kiamat kamu dipanggil nama kamu dan abah kamu maka baguskanlah nama kalian". 
Haram memberi nama Malikul Muluk (raja dari segala raja). 
Nama nabi kita ada berjumlah 201 nama. 
Disunahkan mencukur rambut anak pada hari ketujuh, ditimbang rambut anak tsb dan sedekah emas & perak seberat rambut anak tsb. Bacakan surah Alikhlas dan surat Alimran, diazankan pada telinga kanan dan iqomah pada telinga kiri setelah bayi lahir. 
Sunah pula ditahnik anak yg lahir pada orang yang soleh dengan tamar atau makanan yg manis. 

والله أعلم بالصواب 
اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tabligh Akbar 2 September bersama Habib Muhammad Bagir Al Habsyi

   

Kuliah Ba'da Subuh Rabu 05 Agustus 2020 di masjid Sepakat Kuala Tungkal bersama KH Anwar Ardabili

Kuliah Ba'da Subuh Rabu 05 Agustus 2020 di masjid Sepakat Kuala Tungkal bersama KH Anwar Ardabili  Disunahkan berbaring miring antara keduanya antara Sholat sunah subuh dan sholat fardhu subuh. Hal ini jarang sekali dilakukan.  sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Tirmidzi dari Abu Hurairah RA. Rasulullah SAW bersabda, " Apabila salah seorang di antara kalian telah melakukan sholat dua rakaat qabliyah Subuh, maka berbaringlah di atas sisi tubuhnya yang kanan." Ini bukan satu-satunya riwayat. Imam Bukhari meriwayatkan hadis serupa dari Aisyah RA. " Apabila Nabi SAW telah sholat dua rakaat (sebelum Subuh), beliau berbaring di atas sisi tubuhnya yang kanan." Ketika berbaring sunah membaca: اللَّهُمَّ رَبَّ جِبْرِيلَ , وَمِيكَائِيلَ , وَإِسْرَافِيلَ , وَعزْرَاعِيلَ ورَبَّ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجِرْنِي مِنَ النَّارِ (۳×) Allohumma robba jibrila, wa mikaila, wa isrofila, wa ajroila wa robba sayyidina Muhammadin sho...

Kuliah Ba'da Subuh Selasa 21.07.2020 di Masjid Sepakat Kuala Tungkal bersama Ustadz Fakhrul Rozi

Kitab UQUDULUJAIN hal 82 Dalam sejarah, dimasa jahilliyah ada seeorang perempuan anak Taimilah bin tsa’labah bekerja sebagai penjual samin. Suatu ketika Khawat bin Jubair Al Anshari datang untuk membeli minyak samin. lalu mereka terlibat tawar menawar. Perempuan itu membuka tali penutup wadah yang penuh berisi samin. Khawwat berkata:”Pegangi wadah ini, aku hendak melihat lihat wajah yang lain”. Lalu Khawaat membuka wadah yang lain. Setelah dilihat, Ia berkata :”Pegangi Wadah ini”. Ketika perempuan itu sedang terlena dengan wadah wadah samin yang di peganginya. tanpa terduga Khawat menubruk dirinya lalu berbuat yang tidak senonoh hingga terlampiaskan keinginannya. Setelah melakukan perbuatan itu Khawwat lari dan masuk Islam. Ia ikut perang badar. Suatu hari Rasulullah S.A.W berkata kepadanya :”Hai khawwat, bagaimana ceritanya ketika membeli samin”, Rasulullah S.A.W tersenyum. Khawwat menjawab:”Wahai Rasulullah benar benar Allah telah melimpahkan rezki pada saya, Rizki yang baik. Sekaran...